Beranda > Berita > LINGGO UTOMO BERSAMA WARGA SUMBERJO ADAKAN SYUKUR WALAUPUN TAK JADI KADES.

LINGGO UTOMO BERSAMA WARGA SUMBERJO ADAKAN SYUKUR WALAUPUN TAK JADI KADES.

Rembang, B-lipsus` 19.

Jum’at malam pukul 20.00 wib, tertempat di jalan gang klampis desa Sumberjo Rembang, Linggo Utomo bersama dengan ratusan warga Sumberjo adakan syukuran walaupun Linggo Utomo gagal jadi kades di desa tersebut ( 22 November 2019 ).

Warga desa Sumberjo yang memiliki hak pilih berkisar 5.690 orang dan linggo utomo mendapatkan suara 1201 suara, cuma selisih 70 suara dari lawanya atau kades yang terpilih dengan perolehan 1271 suara, Namun Linggo Utomo dengan keluarga dan juga ribuan pendukungnya merasa bangga, di karena kan perolehan hasil suara Linggo Utomo bersih tanpa adanya unsur money politic. Sedangkan lawannya yaitu kades terpilih Selamet Rahayu(kamex), menurut warga pendapat suara terbanyak, di sinyalir dengan menggunakan politik uang.

Semalam para pendukung Linggo Utomo bersama emak- emak desa Sumberjo adakan hadiri syukuran yang di adakan Linggo Utomo sebagai wujud rasa dukungan tulus warga kepada Linggo.

Dalam tasyakuran itu ada beberapa awak media juga yang ikut hadir.

Linggo Utomo menyatakan, bahwa dirinya merasa bangga walau gagal jadi kades karena dukungan warga yang tulus dan ikhlas tanpa adanya politik uang sedikitpun, papar Linggo  yang di kenal punya rasa sosial tinggi kepada kami awak media saat di mintai keterangan.

Bahkan salah satu warga Sumberjo bernama Minan dan ibu Ari mengatakan,” bahwa warga Sumberjo tidak mengenal kades yang terpilih saat ini, ” Kamex dapat suara unggul karena bagi- bagi amplop ” paparnya yang polos kepada kami.

Menurut informasi dari warga Kamex dan istri bukan berasal dari desa Sumberjo, tapi Ia jadi warga Sumberjo lantaran tinggal di perumahan dan belum lama.

Warga memang merima Selamet Rahayu alias Kamex sebagai kades terpilih, namun warga sepakat dan berjanji akan pengawal kinerja kadesnya kelak, apakah nantinya sesuai dengan visi dan misinya atau tidak. Bahkan warga Sumberjo juga sepakat akan mengawasi dan mengawal Dana Desa dan Anggaran dana desa agar tak di selewengkan.

Memang ranah politik tak lepas dari unsur uang dan pelanggaran.

Tradisi Money Politic masih sangat sulit untuk di hilangkan dari mensetya. Walaupun keinginan dan harapan bupati Rembang agar Pilkades aman, lancar, damai dan kondusif tanpa ada unsur money politic, namun nyata yang terjadi justru masih ada yang menggunakan politik uang ( bagi amplop)( Walyadi ).

PELATIHAN DOKTER KECIL  WILAYAH BINAAN UPT PUSKESMAS KRATONAN  TAHUN 2019  OLEH UPT PUSKESMAS KRATONAN .

SELASA – RABU 19 – 20 NOP 2019, DI SDN DANUKUSUMAN SURAKARTA

( Kerjasama Pemkot Surakarta – GERMAS – UPT Puskesmas Kratonan – UKS – SDN Danukusuman Surakata )


Solo, B-lipsus` 19.

Sebanyak 200 siswa perwakilan dari seluruh SD/MI se- Korwil I Kec. Serengan Kota Surakarta binaan UPT Binaan Puskesmas Kratonan mengikuti kegiatan Pelatihan Dokter Kecil untuk SD/MI Tahun 2019. Kegiatan yang dibuka oleh Camat Serengan Kota Surakarta, Pembukaan tersebut dilaksanakan di Halaman SDN Danukusuman Kota Surakarta, Selasa 19/11/2019.

Bapak Syarifudin menjelaskan  bahwa kegiatan yang  dilanjutkan dengan Pelatihan Kader Kesehatan dalam wadhah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS ) untuk siswa SD/MI se-Kota Surakarta pada Selasa 19/11/2019 tersebut bertujuan untuk memberikan informasi, bekal dan pelatihan kepada duta kesehatan SD/MI  se Korwil I Kec Serengan  Kota Surakarta.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan duta-duta kesehatan yang nantinya akan mengikuti lomba Dokter Kecil SD/MI baik Tingkat Kecamatan maupun Kota Surakarta  Tahun 2019 sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar Dokter kecil SD/MI  se-Kota Surakarta ,” jelasnya.

Ibu Camat Islamtini mengajak kepada para dokter kecil tersebut untuk memberi contoh  pentingnya menjaga kebersihan dan hidup sehat. “Ilmu yang sudah didapat dalam kegiatan seperti pengatahuan tentang tentang kesehatan lingkungan, kesehatan gigi, napza sampai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) ini hendaknya ditularkan kepada teman-teman di lingkungan sekolah dan juga di rumah ujar Ibu Camat Serengan menjelaskan.

Adapun materi untuk PELATIHAN DOKTER KECIL  meliputi kesehatan reproduksi remaja, imunisasi sampai dengan Gerakan Masyarakat Untuk Sehat (Germas) dengan peserta sebanyak  200 siswa SD/MI. Pemberi materi dalam kegiatan tersebut merupakan tim pengajar dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dinas Kesehatan Kota Surakarta dan UPT Puskesmas Kratonan Kota Surakarta. ( Ggor ). 

Sertijab di Polda Jatim, Resmi Kapolres Bojonegoro di Jabat AKBP Muchamad Budi Hendrawan SIK MH

 

Bojonegoro, B-Lipsus` 19.

Tongkat komando kepemimpinan Polres Bojonegoro, yang sebelumnya dipimpin oleh AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, saat ini telah resmi berganti.

Hari ini, Kamis (21/11/2019), digelar serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Bojonegoro di Mapolda Jawa Timur yang dipimpin langsung Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs Luki Hermawan, M.Si.

AKBP Ary Fadli SIK MH MSi bakal menempati jabatan baru sebagai Kabag Dalpres Ro SDM Polda Jateng. Sementara posisinya digantikan oleh AKBP Muchamad Budi Hendrawan SIK MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim.

Dalam agenda sertijab tersebut, ditandai dengan penyematan tanda jabatan kepada masing masing pejabat utama yang melaksanakan sertijab, dimana sebagai tanda telah menerima dan mengemban jabatan yang baru.

Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, AKP Ismawati, membenarkan mengenai adanya agenda sertijab Kapolres Bojonegoro yang saat ini digelar di Polda Jatim.

“Betul, sertijab di Polda,” ucap AKP Ismawati saat ditemui awak media di Mapolres Bojonegoro tadi siang, Kamis(21/11/2019).

Sementara itu, dalam agenda sertijab di Polda Jatim, juga dibarengi dengan sertijab beberapa pejabat utama Polda Jatim. Diantaranya :

Berikut nama tiga pejabat utama (PJU) Polda Jatim yang baru.

  1. Dirreskrimsus dijabat oleh Kombes Pol Gidion Arief Setyawan.
  2. Dirreskrimum dijabat oleh Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie.
  3. Dirpamobvit dijabat oleh Kombes Pol Asep Teddy Nurrasyah.

Enam Kapolres jajaran yang baru antara lain.

  1. Kapolres Lumajang dijabat oleh AKBP Adewira Negara Siregar.
  2. Kapolres Blitar Kota dijabat oleh AKBP Leonard M Sinambela.
  3. Kapolres Ngawi dijabat oleh AKBP Dicky Ario Yustisianto.
  4. Kapolres Pamekasan dijabat oleh AKBP Djoko Lestari.
  5. Kapolres Bojonegoro dijabat oleh AKBP M Budi Hendrawan.
  6. Kapolres Sumenep dijabat oleh AKBP Deddy Supriadi.

Dalam sertijab tersebut, juga disaksikan oleh para pejabat utama Polda Jatim, Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Jatim dan perwakilan dari Pamen Polda Jawa Timur.(Sunarto).

Merak Jaya Beton Lakukan Mediasi Dengan Warga Terdampak Debu Belum Mendapatkan Hasil

Bojonegoro, B-Lipsus` 19.

Menindak lanjuti dari keluhan mayarakat Desa Talok yang telah terkena dampak debu dari aktivitas nya PT.Merak Jaya Beton di Ringin Kembar, maka tadi siang di Balai Desa Talok telah di adakan pertemuan akbar yang di hadiri oleh beberapa pihak terkait, di antaranya adalah Bapak Kepala Desa Talok “Hj Samudi” beserta semua perangkat Desa, Bapak Kapolsek Kalitidu “Akp Syabain” bersama dengan Babinkamtibmas & Babinsa dari Koramil, Bapak Eko perwakilan dari PT.Merak Jaya Beton bererta team-team nya, serta beberapa masyarakat yang terkena dampak  debu tersebut, Rabu (20/11/2019).

Dalam pertemuan tersebut membahas tentang apa yang menjadi keluhan dari masyarakat terdampak debu, yang pada intinya masyarakat terdampak meminta kepada pihak PT.Merak Jaya Beton untuk segera bertanggung jawab dan memberikan konvensasi kepada masyarakat terdampak debu tersebut, masyarakat meminta ganti rugi sebesar rp 300 ribu per bulan kepada PT.Merak Jaya Beton dengan jumlah yang terkena dampak sebanyak 22 kk atau 22 rumah warga.

Menurut keterangan dari semua warga masyarakat yang terkena dampak debu, bahwa pada awalnya PT.Merak Jaya Beton sudah menawar rp 150 ribu per bulan,per rumah.Penawaran tersebut di sampaikan oleh perwakilan dari PT.Merak Jaya Beton “Bp Lutfi”, menyampaikannya melalui Perangkat Drsa Talok”Jogoboyo Fauzi”, Dan masyarakat terdampak debu semuanya sudah mengiyakan atau sudah sepakat. Namun karna apa yang di janjikan oleh PT. Merak Jaya Beton tersebut tidak kunjung di penuhi dan selalu janji molor dan molor terus maka timbul pikiran dari warga terdampak debu merasa di permainkan nya, sehingga masyarakat terdampak debu pada hari Senin 18-11-2019 pukul  19.30 wib telah berbindong- bindong menuju ke lokasi PT. Merak Jaya Beton untuk melakukan penutupan pintu palang masuk serta menggembok pintu palang tersebut.

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek Kalitidu “Akp Syabain” turun langsung ke lapangan, dan mengajak para masyarakat untuk bermusyawarah baik-baik dengan pihak PT.Merak Jaya Beton di Balai Desa Talok.Dalam mediasi antara pihak masyarakat dengan pihak PT.Merak Jaya yang di kawal lansung oleh Kapolsek Kalitidu “Akp Syabain”. Kesimpulan dari mediasi tersebut bahwa hari Rabu tgl 20-11-2019 akan di adakam mediasi lanjutan di Balai Desa Talok, untuk menyelesaikan permasalahan yang telah terjadi agar tidak berkepanjangan.

Mediasi lanjutan yang laksanakan di Baldes Talok tadi siang tidak membuahkan hasil yang maksimal, karna masyarakat atau warga terdampak sudah tidak mau lagi kalo konvensasi nya rp 150 rubu lagi, alasan dari warga masyarakat terdampak karna sudah merasa di remehkan dan di sepelekan oleh pihak PT.Merak Jaya Beton tersebut. Warga masyarakat terdampak debu kini meminta ke PT. Merak Jaya Beton menjadi seperti semula yaitu rp 300 ribu per bulan dan per rumah/kk.

PT. Merak Jaya Beton yang di wakili oleh “Bpk Eko” tidak bisa memberikan keputusan, dan mereka masih meminta waktu lagi kepada warga masyarakat yang di wakili oleh Jogoboyo Fauzi, untuk di pikirkan kembali oleh PT. Merak Jaya Beton.

Melihat adanya musyawarah yang belum mendapatkan kemufakatan antara warga masyarakat terdampak debu dengan pihak PT. Merak Jaya Beton, maka Kapolsek Kalitidu “Akp Syabain” menyampaikan pesan nya kepada pihak-pihak terkait  bahwa permasalahan tersebut harus segera di selesaikan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Saya minta kepada PT. Merak Jaya Beton harus cepet-cepet menyelesaikanmya apa yang menjadi tuntutan masyarakat terdampak tersebut, harus di selesaikan secara baik-baik dan jangan sampai terjadi kerusuhan, mari kita menjaga keamanan dan ketertiban bersama-sama,”Pungkas Kapolsek Kalitidu “Akp Syabain”, kepada semua pihak terkait yang hadir di balai Desa tersebut.(Sunarto). 

Persatuan Analis Pertahanan Negara adakan Konggres I di Bogor.


Jakarta, B-Lipsus. 

Konggres Analis Pertahanan Negara I diikuti oleh sekitar 52 Anggota Analis Pertahanan Negara (APN)  Kementerian Pertahanan  dilaksanakan di Wisma Bakti Pertiwi  Kemhan Cisarua Bogor hari ini kamis s.d Jumat ( 21-22) yang dibuka oleh Ketua Drs. Koesnadi M.Sc didampingi Sekretaris Alwin SE, M.Sc mengatakan bahwa Konggres I ini dilaksanakan dalam  rangka pembahasan dan finalisasi ;Organisasi Profesi Jabfung APN; Naskah Akademik Tunjangan Jabfung APN; Konsep Prepres tentang Jabfung APN dan Evaluasi Permen PAN dan RB Nomor 7 Tahun 2019 tentang Jabfung APN.

Konggres ini sebagai ajang dan  forum diskusi berkaitan tindak lanjut  penyelesaian berbagai peraturan dan legalitas dengan jabatan fubgsional APN,   hal ini sangat tepat dan sejalan  dengan pidato Presiden Joko Widodo.  Keberadaan Jabatan Fungsional APN di Kemhan sudah 2 tahun berjalan namun sampai saat ini masih belum optimal dikarenakan belum ditetapkan Kepres tentang Tunjangan Jabatan Fungsional APN  sehingga Fungsional APN sampai saat ini belum mendapatkan Tunjangan Jabatan.  Konggres ini juga mendorong Kemhan untuk segera memproses Kepres tunjangan jabatan APN.

Dalam Konggres ini juga diwacanakan  agar ditambahkan jabatan APN Utama, yang saat ini baru sampai dengan APN Madya, walaupun disadari bahwa  untuk menambah APN Utama harus ada perubahan Permenpan dan Permenhan yang ada membutuhkan waktu dan pemikiran yang signifikan serta kinerja  maupun kompetensi yang strategis. Akhirnya konggres ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pimpinan berkaitan dengan keberadaan Jabatan fungsional APN (sitho).

SUNTET ( TIANG LISTRIK ) DI BATANG, TERANCAM BAHAYA KELONGSORAN.

 

Lintas Jateng, B-lipsus` 19.

Di Kabupaten Batang banyak galian C ataupun proyek yang diduga kurangnya kepedulianya dengan lingkungan di sekitar proyek yang ada ).

LSM LAKI dan Media BHAYANGKARA LIPSUS.com  memantau di lapangan hari ini Rabu 20/11/2019 tepatnya belakang pabrik SIM sebelah Utara kurang lebih 500 meter dari jalan Pantura  di Desa Surodadi Kecamatan Gringsing proyek galian yang dekat dengan tiang listrik arus tegangan tinggi ini, diduga terancam kedepanya bisa terkena longsor.

Ada tiga atau empat titik tiang yang diduga terancam  longsor nantinya di waktu musim penghujan, karena terlalu dekat jarak tiang dengan galian yang ada.

Menurut salah satu perangkat desa setempat, yang tidak mau disebut namanya mengatakan : ” kiranya masalah galian C ini, harus diketahui oleh dinas terkait, sehingga bisa memberi solusi yang baik, sebelum adanya bahaya yang merugikan banyak orang.”ujarnya.

Kami sebagai awak media juga mengharapkan kepada dinas terkait dan pihak PLN, untuk survey ataupun melihat sebenarnya. Dan bertindak tegas dengan pemilik proyek, dengan melihat langsung di lapangan, akan bisa memberikan solusi yang tepat, kiranya guna kenyamanan bersama, ( Walyadi ).

Baca Juga

WALIKOTA BUKA KOMPETISI ROKET AIR REGIONAL SURAKARTA 2019 YANG SERU.

Solo, B-lipsus` 19. Walikota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo, membuka secara resmi Kompetisi Roket Air Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Share This